In the Hill of the Village
“Jangan pernah pergi ke bukit di belakang rumah kita, berbahaya!”
Itulah kata-kata yang sering Seishou dengar, hampir setiap hari. Lagi dan lagi, orang tuanya terus memperingatinya hal yang sama. Padahal kapanpun dilihat, bukit itu selalu sama indahnya. Begitu menyejukkan mata. Seishou tak habis pikir kenapa orang tuanya selalu melarangnya seperti itu.
Keluarga Seishou adalah keluarga yang cukup disegani di desa kecil itu…
Entah…
Sekali lagi…
Puisi isenge geje
(LOL)
*****
Lelah sudah ku berjalan
Jauh… Seraya mengenakan senyumku
Burung-burung kecil berkicau riang
Menyambut hari esok yang tak terlihat
(Somewhere) Over the Rainbow
Nyooo~
Berkat seseorang, ku jadi nge-fans ma Connie Talbot + lagu yang dia nyanyiin, (somewhere) Over the Rainbow XD
nyahahaha, thx, Nir~
X3
Just an Useless Fanfic
Hujan turun dengan deras, membasahi jalan-jalan besar yang sudah kering selama berhari-hari. Serangga-serangga kecil pun berlindung dari hujan. Seseorang berlari menuju sebuah tempat kecil dengan naungan atap untuk menunggu hujan reda. Di sana, sudah ada seorang lain yang terlebih dahulu tiba.
“Hujan, sudah lama tidak turun hujan ya?” Orang pertama memulai pembicaraan.
Orang yang sudah duduk sedari tadi mengangguk dan memperhatikan orang lainnya dengan seksama, “Akito, salam kenal,” dia memperkenalkan diri pada orang yang mendekatinya itu.
“Kureei, salam kenal,” mereka berjabat tangan, “Sedang menunggu hujan reda ya?”
“Iya, disini sangat membosankan,” ujar Akito, dengan mata suntuk dia memperhatikan tetesan hujan yang jatuh dengan cepat, kemudian dia teringat akan sesuatu dan memandang Kureei dengan wajah cerah, “Sambil menunggu, bagaimana kalau kuceritakan sesuatu?
The Book of Lost Things
Resensi novel yang lainnya
Ahahahaha…
*gajel mode : on*
Buku ini udah lama ku temuin, ehm… dapet.. ups… beli
.
Tapi baru selesai Senen ini (baru baca kemarennya =p)
Sekali lagi… ga ada niat promosi.
Cuma buat apresiasi karya sastra aja (halah…)





Fire giving warmth... or burn...