Kutatap langit hitam diatasku yang menjatuhkan tetes demi tetes air, membasahiku. Aku tak peduli.
Jutaan dimensi telah kulalui.
Tak ada yang menarik. Tak ada yang aman.
Kemana lagi ku harus mencari?
Jutaan dimensi telah kulalui.
Telah kutinggalkan.
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Yang kuinginkan hanyalah sebuah tempat dimana aku bisa tenang, beristirahat.
Tanpa ada serangan mendadak dari luar.
Pelindungku tak cukup kuat untuk itu.
Jutaan dimensi telah kulalui.
Kepada siapa ku harus bertanya?
Seorang demi seorang melangkah pergi.
Aku tahu aku memang mudah dilupakan.
Karena itu aku belajar untuk melupakan.
Tapi bagaimanapun, yang kucari hanya satu.
Tempat dimana aku bisa benar-benar beristirahat.
Benar-benar tenang.
Tapi aku tak tahu lagi.
Dimana dimensi yang belum kusinggahi?
Jutaan dimensi telah kulalui.
Kemana lagi kuharus melangkah?
The words they've said