The forgotten snow dust…

Minggu, 28 November 2123

Aku terbangun, dan tak ada yang terasa benar. Ini dimana? Aku terus bertanya dalam benakku. Tak ada suatu benda pun yang kukenal. Rak buku di sudut itu, sofa itu dan mejanya, komputer itu dan mejanya… Aku sama sekali tak mengenal satupun dari semuanya.

Dan siapa anak lelaki yang tidur di sofa itu?
Aku tidak mengenalnya. Rambutnya yang biru dan kulitnya yang putih. Dan pakaian itu, itu terlihat seperti seragam sekolah. Tapi aku tidak yakin. Ruangan ini terlalu gelap untukku melihat dengan jelas.

Aku mencoba untuk bangun dari kasur. Fiuuh… Sepertinya badanku masih ingat cara untuk berdiri. Lalu aku berjalan mendekatinya dan duduk di sofa itu.

Dia terlihat begitu lelah. Di laptopnya, sebuah chat-window muncul, “hei, Kyou, apa kamu ketiduran?! Woy!…!”

Jadi namanya Kyou? Aku tidak ingat.
Aku tidak ingat apapun dari ini!?

Kenapa?!

Apa yang terjadi padaku?!

Semuanya tidak terasa benar!!

Ini pasti mimpi!!

Ya, ini pasti cuma mimpi!

Ketika aku terbangun, semuanya akan seperti biasa lagi, dan aku akan ingat tentang semuanya lagi!

Ketika aku sedang berpikir, kepala Kyou–lelaki itu bersandar di bahuku tanpa aku menyadarinya. Dan ketika aku berdiri tiba-tiba, dia terjatuh dan tanpa sengaja aku membangunkannya.

Aku berlari dan menjatuhkan diri ke kasurku, ketika lelaki itu juga berlari ke dekat kasur dan berkata, “Rein!! Kau sudah bangun!!” Kemudian dia memelukku dengan erat.

“tu… tunggu, siapa kamu?” Aku bertanya ketika aku mencoba untuk pergi.

Kemudian dia berhenti dan melepas pelukannya, “apa maksudmu?”

“Maksudku, kamu siapa? Aku tidak mengenalmu, juga ruangan ini, ini dimana? Bisakan kamu memberitahuku?”

Dia terlihat begitu kaget. Mata peraknya terlihat seolah tidak mau melepaskan mataku, “ada apa?”

“Rein… Kau hanya bercanda kan?” mukanya terlihat begitu sedih, lalu dia mengelus kepalaku, “kamu tidak benar-benar lupa akan semuanya kan?”
Aku tidak tahu harus berkata apa. Dia terlihat sangat-sangat sedih. Semuanya menjadi sunyi selama beberapa saat, dan dia tetap mengelus kepalaku, memainkan rambutku dengan lembut.

“Rein…,” perlahan dia memelukku, “tolong… katakan yang sebenarnya…”

Aku ragu, aku tidak mau membuatnya bertambah sedih. Tapi aku benar-benar tidak ingat siapa dia, dan aku memutuskan untuk tidak berbohong, “ma… maaf… Aku benar-benar lupa…”

Dia melepas pelukannya dan menggenggam tanganku. Dia memejamkan matanya dan meletakkan kepalanya di tanganku, membuatku berpikir, apa yang selanjutnya harus kulakukan?

Aku mencoba untuk pindah, tapi dia berkata, “tolong… tunggu…”

“tunggu… tetaplah seperti ini… sebentar saja…”

Aku berhenti bergerak, dan membiarkannya menggenggam erat tanganku. Tanganku terasa basah, apa dia menangis?

Aku memeluknya sementara dia tidak bergerak dari posisinya semula, setidaknya aku ingin membuatnya merasa lebih baik.

Setelah beberapa saat, dia mengangkat kepalanya dan berkata dengan nada parau, “Aku tidak apa-apa sekarang, terimakasih,” lalu dia tersenyum.

“Namaku Kyou, kamu adalah Rein, Reinne Sheito Averette. Kita sedang berada di kamarmu, rumahmu. Kamu sudah koma selama beberapa bulan… Aku tidak bisa menjelaskan alasannya. Tapi saat itu benar-benar membuatku khawatir,” dia mengelus kepalaku lagi, “paling tidak sekarang kamu sudah bangun, ini akan menjadi kabar baiki untuk teman-temanmu.”

Dia masih terus berbicara, tapi entah kenapa, mataku terasa begitu berat. Tanpa kusengaja, aku jatuh tertidur lagi, dan Kyou menangkap tubuhku sebelum aku terjatuh.

“Sepertinya kutukan itu benar-benar berkerja…” suara Kyou terdengar begitu sedih, lebih sedih dari sebelumnya.

Kutukan? Kutukan apa? Apa maksudnya? Tapi aku tidak bisa berpikir sekarang, kepalaku terasa begitu berat…

Maaf, tapi sepertinya aku akan tertidur lagi…


Maaf…

11 responses

  1. kok ilang sih

    ~~~**~~~**~~~**~~~**~~~**~~~**~~~**~~~**~~~**~~~**~~~
    Kutulis di buku…
    Bukunya lenyap entah kemana…
    TT^TT

    27 March 2009 at 9:38 am

To Leave Your Mark:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s