The forgotten snow dust…

-untitled-

Kutatap langit hitam diatasku yang menjatuhkan tetes demi tetes air, membasahiku. Aku tak peduli.

Jutaan dimensi telah kulalui.

Tak ada yang menarik. Tak ada yang aman.

Kemana lagi ku harus mencari?

Jutaan dimensi telah kulalui.
Telah kutinggalkan.

Apa yang harus kulakukan sekarang?
Yang kuinginkan hanyalah sebuah tempat dimana aku bisa tenang, beristirahat.

Tanpa ada serangan mendadak dari luar.
Pelindungku tak cukup kuat untuk itu.

Jutaan dimensi telah kulalui.
Kepada siapa ku harus bertanya?

Seorang demi seorang melangkah pergi.
Aku tahu aku memang mudah dilupakan.
Karena itu aku belajar untuk melupakan.

Tapi bagaimanapun, yang kucari hanya satu.

Tempat dimana aku bisa benar-benar beristirahat.
Benar-benar tenang.
Tapi aku tak tahu lagi.
Dimana dimensi yang belum kusinggahi?

Jutaan dimensi telah kulalui.
Kemana lagi kuharus melangkah?

One response

  1. Eru

    I guess it’s somewhere between 1000th
    gate and the realm of nowhere😛

    30 July 2009 at 3:44 pm

To Leave Your Mark:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s